* Menjadi Korban Calo Syurga
Beberapa hari ini mencuat kabar beberapa calon jama'ah haji yang terlantar di Bandara Malaysia. Mereka adalah para calon jama'ah haji ONH Plus lewat biro perjalanan swasta pada umumnya.
Kisah ini mengingatkanku pada kejadian sahabatku Inez beberapa tahun yang lalu. Mungkin sobat semua masih ingat tulisanku di ANGKUHNYA PENJARA JEDDAH pada konten yang lalu sebetulnya juga terinspirasi kisah ini tapi saat itu settingannya agak beda saja.
Nah, untuk kali ini benar-benar kisah sohibku yang terdampar di penjara Jeddah. Inez memang ikut ONH Plus karena saat itu masih studi jadi gak mungkin ikut yang biasa seperti Abah, Mamah dan ketiga saudaranya yang berangkat lebih awal. Harusnya Inez berangkat bareng sang Paman sebagai muhrimnya, namun entah mengapa biro perjalanan memisahkan jadwal penerbangan mereka. Sang Paman terbang lebih awal menuju Jeddah dan Inez 5 jam sesudahnya.
Karena biro perjalanan mengatakan bahwa semua jama'ah akan berkumpul kembali di Bandara Jeddah, maka Inez tenang saja. Namun semua tidak sesuai rencana. Jam penerbangan tertunda lagi dan saat sampai di Bandara Jeddah, ternyata jalur jama'ah haji menuju Mekkah sudah ditutup dan justru digiring ke Penjara Jeddah karena dianggap ilegal.
Saat dimintai pertanggung jawaban Biro Perjalanan sang Calo Syurga malah menghilang. Bersyukur ada campur tangan KBRI di Jeddah, akhirnya semua bisa keluar dari penjara setelah mendekam seminggu lamanya, tak jadi ke Mekkah dan kembali ke Indonesia. Dan konon katanya sang calo syurga ganti mendekam di penjara Indonesia.
Weleh....maunya ke Mekkah malah terdampar di penjara Jeddah..
Hal ini sebagai pelajaran bagi kita semua agar tak jadi korban berikutnya. Masalahnya mungkin tidak hanya rugi waktu, tenaga, materi tapi yang lebih membuat down mereka adalah rasa malu yang tak terkira meski kita menyadari itu adalah sebuah petaka yang tak seorangpun menginginkannya.
Yang ada dipikiran mereka kebanyakan, Apa kata dunia..??????
[Continue reading...]
Beberapa hari ini mencuat kabar beberapa calon jama'ah haji yang terlantar di Bandara Malaysia. Mereka adalah para calon jama'ah haji ONH Plus lewat biro perjalanan swasta pada umumnya.
Kisah ini mengingatkanku pada kejadian sahabatku Inez beberapa tahun yang lalu. Mungkin sobat semua masih ingat tulisanku di ANGKUHNYA PENJARA JEDDAH pada konten yang lalu sebetulnya juga terinspirasi kisah ini tapi saat itu settingannya agak beda saja.
Nah, untuk kali ini benar-benar kisah sohibku yang terdampar di penjara Jeddah. Inez memang ikut ONH Plus karena saat itu masih studi jadi gak mungkin ikut yang biasa seperti Abah, Mamah dan ketiga saudaranya yang berangkat lebih awal. Harusnya Inez berangkat bareng sang Paman sebagai muhrimnya, namun entah mengapa biro perjalanan memisahkan jadwal penerbangan mereka. Sang Paman terbang lebih awal menuju Jeddah dan Inez 5 jam sesudahnya.
Karena biro perjalanan mengatakan bahwa semua jama'ah akan berkumpul kembali di Bandara Jeddah, maka Inez tenang saja. Namun semua tidak sesuai rencana. Jam penerbangan tertunda lagi dan saat sampai di Bandara Jeddah, ternyata jalur jama'ah haji menuju Mekkah sudah ditutup dan justru digiring ke Penjara Jeddah karena dianggap ilegal.
Saat dimintai pertanggung jawaban Biro Perjalanan sang Calo Syurga malah menghilang. Bersyukur ada campur tangan KBRI di Jeddah, akhirnya semua bisa keluar dari penjara setelah mendekam seminggu lamanya, tak jadi ke Mekkah dan kembali ke Indonesia. Dan konon katanya sang calo syurga ganti mendekam di penjara Indonesia.
Weleh....maunya ke Mekkah malah terdampar di penjara Jeddah..
Hal ini sebagai pelajaran bagi kita semua agar tak jadi korban berikutnya. Masalahnya mungkin tidak hanya rugi waktu, tenaga, materi tapi yang lebih membuat down mereka adalah rasa malu yang tak terkira meski kita menyadari itu adalah sebuah petaka yang tak seorangpun menginginkannya.
Yang ada dipikiran mereka kebanyakan, Apa kata dunia..??????