Halaman

Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hikmah. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Desember 2014

Bukti Anjing Kawan Terbaik Manusia Kembali Terbukti

Pemeo anjing adalah kawan terbaik manusia kembali terbukti. Seekor anjing gembala Jerman bernama Noah mati setelah menghalangi peluru yang ditembakkan penjahat ke arah majikannya. Insiden itu terjadi di Atlanta, Georgia, AS, pekan lalu, ketika keluarga pemilik Noah, termasuk tiga orang anak-anak, bepergian menuju ke sebuah pusat perbelanjaan di kota itu. Seorang saksi mata mengatakan, penembakan itu diawali dengan perselisihan di jalan yang kemudian berujung dengan penguntitan. "Sekitar lima menit kemudian, mobil yang membuntuti kami mendekat dan orang-orang di dalamnya melepaskan tembakan," kata salah seorang korban yang tak ingin disebut identitasnya. Peluru yang ditembakkan itu menembus kaca mobil dan mengakibatkan kaca mobil itu hancur berantakan. "Mereka menembaki mobil kami. Anjing itu melompat untuk menghalangi peluru dan menyelamatkan salah satu anak di dalam mobil dan ibunya," kata dia. Kamera CCTV di pusat perbelanjaan itu masih menangkap gambar Noah berlari setelah insiden penembakan itu. Ternyata, luka Noah sangat parah. Dia berlari ke belakang gedung itu dan kemudian mati di sana. "Anjing itu menghalangi peluru sehingga anak-anak di dalam mobil itu selamat," kata salah seorang saksi yang melihat kejadian tersebut. Sementara itu, Kepolisian Atlanta tengah mengejar para tersangka penembakan dan mengatakan semua keluarga korban merasa sangat trauma akibat kejadian itu. "Mereka semua selamat, tetapi anjing kesayangan mereka mati. Hal ini sangat menyedihkan mereka," kata Sersan Gregory Lyon dari Kepolisian Atlanta. kompas.com
[Continue reading...]

Sabtu, 13 November 2010

Sudahkah Anda Ber"qurban"..??

Hari Raya Idul Adha sudah di depan mata, ritual do,a dan puasa sebagai pembersih jiwa pun mulai terasa. Domba juga hewan sembelih sudah tak sabar lagi untuk menuju syurga.

Mungkin anda tak tega bahkan menangis tatkala melihat domba atau hewan qurban saat meregang nyawa. Tapi tidak bagi mereka, karena jiwa mereka ihlas bak seorang sufi yang merindukan perjumpaan dengan Tuhannya.

Suatu kebahagiaan bagi seekor hewan bila terpilih menjadi hewan qurban. Karena itu berarti kualitas dirinya di atas rata-rata dan rela mati untuk agama, mati diiringi dengan segenap do'a orang yang mengelilinginya dan bahkan tubuhnyapun masih berguna buat sedekah. Jasad boleh sirna tapi keihlasan jiwa itu yang kelak mengantarkan tuannya menuju syurga. Subhanalloh....!


Bercermin dari hewan qurban tersebut, saya jadi bertanya;

"Sudahkah kita berqurban yang sesungguhnya???"
sudahkah kita memiliki keihlasan hati untuk berbagi, kebesaran jiwa buat sedekah, melepas ego atas kegagahan kita, dan berkorban buat orang-orang terkasih kita.....??

Mungkin ada yang sudah tapi mungkin banyak juga yang belum. Apapun kondisi kita, kesempatan masih ada...., perbaiki diri sejak dini....


*buat someone mohon maaf bila sering berapi-api kayak merapi..
[Continue reading...]

Kamis, 04 November 2010

Silaturrahim Ala Pak Kyai

Hampir tiap 2 pekan aku selalu singgah ke rumah sahabatku Marwah. Namun jarang sekali bertemu Abah dan Mamahnya yang sibuk ke Mekah, Malaysia dan Brunei Darussalam karena mereka seorang hufazd yang diminta ngajar di beberapa pesantren secara berkala.

Beruntung pekan itu saat ada festival pesantren beliau datang, jadi aku bisa Ta'aruf sekalian. Sambil menikmati kurma nabi dari ustad Nawawi, kami berbincang banyak hal sampai pada akhirnya beliau bertanya :

ABAH: Apa sudah pernah ziarah ke Wali Songo?

Muza: Baru wali dua Bah...

*Beliau tersenyum dan bilang
ABAH: Kalau mau ikut, ayo ikut Abah sama Mamah keliling Jawa.

Muza: Berarti seminggu dong Bah,...??

ABAH: Kok seminggu yo satu bulan..

Muza: satu bulan..? Lho ini ke wali apa naik haji? Lama banget...

ABAH: Karena ziarah + silaturrahmi ke sahabat pak kyai yang kebetulan dekat dengan makam para waliulloh.

Muza: Ooooo...begitu. Terus biayanya berapa?

ABAH: Tenang saja..., untuk pemberangkatan pertama ikut Abah

Muza: Selanjutnya?

ABAH: Nanti tinggal call sahabat Abah, maka akomodasi, transportasi akan datang sendiri. Kita akan ke pesantren dan segala tempat serta kebutuhan kita akan disediakan sampai kita pulangpun diantar sampai tujuan pemberangkatan.

Muza: Wah...seperti kedatangan mentri atau selebriti....hihi..

ABAH: itulah indahnya silaturrahmi, mendatangkan rizki, menjauhkan bala' dan memperpanjang usia dengan ukhuwah..

Muza: Iya..., saya mau Bah.., tapi boleh nggak ya sama orang tua?? *ah, nanti aja dipikir di rumah*

Betul-betul indah jalinan silaturrahim para Kyai, sesuatu yang sebelumnya tak pernah aku ketahui sampai sejauh itu cara menghormat seorang tamu.
Bagaimana dengan kita. Sudahkah menghormati para tamu kita......???
[Continue reading...]